Posts by

Doso Agung

Home / Blog Archive
DosoAgung

Doso Agung Bahas Digitalisasi Pelabuhan Bersama DPR RI

Doso Agung bersama jajaran direksi Pelindo III, Pelindo I, IPC dan Pelindo IV memenuhi undangan di Ruang Rapat Komisi VI DPR RI dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) Pelabuhan Indonesia dengan Deputi Bidang Usaha Energi Logistik, Kawasan dan Pariwisata (ELKP) Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah.

Rapat Dengar Pendapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno tersebut difokuskan untuk membahas tiga hal utama, yaitu program strategis dan rencana pengembangan pelabuhan, capaian kinerja operasional dan keuangan perusahaan serta progress implementasi Integrated Billing System.

Pelindo III bersama Pelindo I, II dan IV juga telah mengembangkan integrated billing system (IBS) yang dapat mengintegrasikan pembayaran jasa pelabuhan secara nasional. Pelindo III sudah menerapkan single IBS terlebih dahulu dengan jenis layanan e-registration, e-booking, e-tracking, e-payment, e-invoice dan e-billing.

“Layanan tersebut telah menjangkau seluruh tahap layanan yang dibutuhkan pengguna jasa dalam satu portal digital. Standarisasi pelayanan senantiasa akan terus kami perbaiki karena standarisasi mampu membuat proses bisnis berjalan lebih praktis sehingga dapat tercapai secara efektif dan efisien yang nantinya akan berimbas untuk menekan biaya logistik nasional,” pungkas Direktur SDM Pelindo III Toto Heli Yanto.

DosoAgung

DOSO AGUNG DAN INDUSTRI 4.0

Doso Agung menjelaskan jika Industri 4.0 diimplementasikan di Pelabuhan maka akan berguna untuk menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk nasional oleh sebab itu integrasi dalam bidang teknologi itu harus dilakukan.

Sementara itu disunting dari website DepHub, saat ini Indonesia sedang bersiap menghadapi era Revolusi Industri ke-4 atau Revolusi Industri 4.0 yang bertujuan meningkatkan daya saing dan produktivitas industri nasional. Kehadiran revolusi industri 4.0 ditandai dengan otomatisasi dan digitalisasi. Hal ini akan membuat dampak yang berarti bagi masa depan industri di Indonesia. 

Demikian disampaikan Menteri Perhubungan yang diwakili Staf Khusus Menhub Bidang Ekonomi dan Investasi Transportasi Prof. Wihana Kirana Jaya saat membuka Dialog Strategis “Revolusi 4.0 Industri Pelabuhan & Pelayaran” yang diselenggarakan oleh Ocean Week di Hotel Borobudur Jakarta, hari ini (6/3).

Salah satu upaya yang dilakukan Kementerian Perhubungan guna memulai upaya-upaya digitalisasi, salah satunya adalah melakukan Transhub Challenge untuk mendorong start-up digitalisasi di bidang transportasi hingga mengembangkan sistem inaportnet versi 2.0. 

Saat ini Pelindo III dibawah kepemimpinan Doso Agung telah melakukan upaya-upaya baru guna mendukung proses digitalisasi dan otomatisasi di sektor Pelabuhan antara lain seperti menerapkan pelayanan pengiriman pesan secara elektronik (Delivery Order Online/DO Online) barang impor di seluruh terminal peti kemas yang dikelolanya.

DosoAgung

Doso Agung: Insiden Kapal Pulih dalam 3 Jam

Kapal MV Soul of Luck yang bermuatan banyak container menyenggol crande di dermaga Terminal Peti Kemas Semarang (TKPS) di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Minggu (14/7/2019) sore. Akibatnya, satu unit container crane 3 ambruk menimpa 3 truk. Untungnya kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Dengan kerja sama yang solid dari KSOP Tanjung Emas dan Pelindo III dalam 3 jam saja atau pukul 20.39 WIB proses aktivitas bongkar muat sudah berjalan kembali.

Pelindo III merencanakan 4 tahapan pola operasi (contingency plan):

1. Semua layanan jadwal tambat kapal internasional (windows schedule) tidak ada yang pindah hari, hanya bergeser jam.

2. Untuk pelayanan kapal petikemas domestik ada dua pilihan yaitu merubah jadwal hari atau memindahkan penyandaran ke Terminal Samudera, pada saat proses evakuasi CC 03 (selama 4-5 hari ke depan).

3. Setelah CC 03 dievakuasi, pelayanan kapal petikemas domestik dapat kembali dilayani di TPKS.

4. Pemindahan CC 08 dari dermaga utara ke dermga selatan diperkirakan memerlukan waktu satu minggu. Sehingga dalam waktu 2 minggu pasca-kejadian jadwal pelayanan kapal petikemas internasional dan domestik di TPKS akan beroperasi normal seperti sedia kala. .

Doso Agung Direktur Utama PT Pelindo III mengucapkan terimakasih kepada KSOP Tanjung Emas, Kepolisian dan tim tanggap darurat dan rekan-rekan media, serta seluruh pihak yang telah membantu menangani insiden ini dengan baik. Serta mohon kerja sama para pengguna jasa, utamanya pelayaran petikemas internasional dan domestik di TPKS terkait penyesuaian jadwal sandar selama 2 minggu ke depan selama proses normalisasi layanan operasional.

Ketua INSA Surabaya Stenven Henry Lasawengen memberikan penilaian sangat positif atas kinerja instansi dalam pengelolaan pelabuhan antara lain PT Pelindo III dan Kantor Kesyahbandaran dan otoritas Pelabuhan (KSOP) Semarang, ungkapnya melalui keterangan rilisnya kepada awak media, Senin, (15/07/2019).

“Kita menilai langkah yang diambil Pelindo III dan Ditjen Perhubungan Laut sudah sangat positif dan profesional. Hanya dalam hitungan jam situasi sudah dapat diatasi dan aktivitas pelabuhan dapat normal kembali,” tanggapnya.

“Setelah seluruh proses evakuasi berjalan lancar sesuai dengan SOP dan rencana darurat, operasional bongkar muat di dermaga sudah kembali berjalan normal, setelah sempat terhenti tiga jam. Sehingga TPKS kembali bisa melayani para pengguna jasa logistik, mengingat pentingnya TPKS sebagai gerbang ekspor impor utama para pengusaha di kawasan Jawa Tengah dan sekitarnya. Pelindo III akan berupaya untuk mengatasi insiden dengan cepat dan risiko yang terjadi dapat terkelola dengan baik,” tutup VP Corporate Communication Pelindo III Wilis Aji Wiranata, ketika dikonfirmasi dari Kantor Pusat Pelindo III di Surabaya, Minggu (14/7) petang.

sumber : https://www.kompasiana.com/edukasiteknologi/5d2d2a97097f361e4e58b2a2/doso-agung-insiden-kapal-pulih-dalam-3-jam

DosoAgung

Prestasi Doso Agung, Catatkan Obligasi 3 Triliun Pelindo IV di BEI

Obligasi Pelindo IV untuk pembangunan berbagai proyek strategis yang sudah dilakukan sebelumnya di beberapa pelabuhan Kawasan Timur Indonesia (KTI), yaitu Makassar New Port, Pelabuhan Bitung, Kendari New Port dan Pelabuhan Pantoloan-Palu.

Prestasi besar tersebut dicatatkan oleh Doso Agung. Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) atau Pelindo IV ini secara resmi telah membawa perusahaan yang dipimpinnya itu mencatatkan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tak tanggung-tanggung Obligasi yang tercatat di BEI pada 5 Juli 2018 itu sebesar Rp 3 triliun.

Atas prestasi itu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno sangat mengapresiasi upaya positif tersebut. Rini Sumarno optimistis jika penerbitan obligasi Pelindo IV ini akan semakin mempercepat pembangunan konektivitas di wilayah KTI.

“Saya apresiasi langkah strategis PT Pelindo IV di bawah Pak Doso Agung dalam upaya mencari sumber-sumber pembiayaan di luar APBN untuk menyelesaikan program strategis nasional yang ketika beroperasi nanti tentunya akan membawa banyak keuntungan bagi perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia Timur,” kata Menteri Rini seperti dikutip berbagai media nasional.

Doso Agung juga menyatakan jika mereka akan terus mendorong perusahaan negara agar meningkatkan keuangan tidak hanya melalui leveraging, tetapi juga alternatif lainnya yang sudah dilakukan sekarang seperti sekuritisasi aset, IPO anak usaha, perpetual bonds, RDPT berbasis ekuitas, Joint Venture dengan pihak swasta nasional maupun global khususnya untuk greenfield projects, dan lain sebagainya.

Apa yang dilakukan Doso Agung ini seolah menjadi salah satu pemecah kebuntuan bagi permasalahan modal yang dimiliki oleh sejumlah BUMN. Lagi pula dengan melakukan Obligasi, BUMN akan selalu menjadi sebuah perusahaan milik negara yang bisa lebih mandiri dalam pendanaan, transparan, dan berorientasi kepada kepentingan nasional.

Ke depan dalam menjalankan pembangunan, baik pemerintah maupun BUMN tidak lagi hanya bergantung pada APBN. Sebagaimana fungsinya, BUMN adalah agen pembangunan yang bisa memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Upaya ini patut didukung, apalagi di tengah pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo yang selalu mengedepankan akuntalibitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan.

Komentar Terbaru
    Kategori
    About Exponent

    Exponent is a modern business theme, that lets you build stunning high performance websites using a fully visual interface. Start with any of the demos below or build one on your own.

    Get Started
    Privacy Settings
    We use cookies to enhance your experience while using our website. If you are using our Services via a browser you can restrict, block or remove cookies through your web browser settings. We also use content and scripts from third parties that may use tracking technologies. You can selectively provide your consent below to allow such third party embeds. For complete information about the cookies we use, data we collect and how we process them, please check our Privacy Policy
    Youtube
    Consent to display content from Youtube
    Vimeo
    Consent to display content from Vimeo
    Google Maps
    Consent to display content from Google
    Spotify
    Consent to display content from Spotify
    Sound Cloud
    Consent to display content from Sound